Cara Follow Up Lamaran Kerja dengan Sopan
Follow up lamaran kerja dapat menunjukkan minat dan profesionalisme apabila dilakukan pada waktu yang tepat. Tujuannya bukan mendesak perekrut, tetapi memastikan dokumen diterima dan menanyakan perkembangan proses secara sopan.
Kapan sebaiknya melakukan follow up?
Jika lowongan mencantumkan jadwal seleksi, tunggu sampai jadwal tersebut lewat. Jika tidak ada jadwal, tunggu sekitar lima sampai tujuh hari kerja setelah mengirim lamaran. Untuk follow up setelah interview, gunakan waktu yang disampaikan perekrut atau tunggu beberapa hari kerja.
Media yang tepat
Gunakan saluran komunikasi yang sebelumnya dipakai perusahaan. Jika lamaran dikirim melalui email, balas pada rangkaian email yang sama agar konteks mudah dilihat. Gunakan WhatsApp hanya jika nomor tersebut memang diberikan untuk komunikasi rekrutmen.
Contoh follow up melalui email
Subjek: Tindak Lanjut Lamaran Staf Administrasi - Rafiqi Yes
Yth. Tim Rekrutmen PT Contoh Indonesia,
Saya Rafiqi Yes, pelamar untuk posisi Staf Administrasi. Saya telah mengirimkan lamaran pada 20 September 2026 dan ingin memastikan bahwa dokumen saya telah diterima dengan baik.
Saya tetap tertarik mengikuti proses seleksi dan siap memberikan informasi tambahan apabila diperlukan. Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu.
Hormat saya,
Rafiqi Yes
08xx-xxxx-xxxx
Contoh follow up setelah interview
Terima kasih atas kesempatan interview untuk posisi Staf Administrasi pada 24 September 2026. Percakapan tersebut membuat saya semakin memahami kebutuhan posisi dan semakin tertarik untuk bergabung. Saya ingin menanyakan apakah terdapat informasi terbaru mengenai tahapan seleksi berikutnya.
Etika yang perlu dijaga
- Gunakan nama, posisi, dan tanggal lamaran agar mudah dilacak.
- Tulis pesan singkat dengan bahasa formal.
- Kirim pada jam kerja.
- Jangan menghubungi banyak karyawan perusahaan secara acak.
- Hindari mengirim pesan berulang dalam waktu singkat.
- Terima keputusan perusahaan dengan profesional.
Jika tidak mendapat balasan
Anda dapat melakukan satu follow up tambahan setelah beberapa hari kerja. Jika tetap tidak ada jawaban, lanjutkan pencarian lowongan lain. Catat tanggal pengiriman, posisi, perusahaan, dan status lamaran agar proses pencarian kerja lebih terorganisasi.
Pastikan dokumen mudah diperiksa
Sebelum follow up, periksa kembali email yang dikirim, nama file, serta isi CV dan surat lamaran. Dokumen yang rapi membantu perekrut menilai lamaran ketika pesan Anda dibuka kembali.
Komentar
Posting Komentar